Mendes Pastikan Hadiri Anugerah Badan Publik

    Berita
    04 September 2016
    182 x dilihat
Mendes Pastikan Hadiri Anugerah Badan Publik

Padang,---Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Syamsu Rizal memastikan kehadiran Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Anugerah Badan Publik Terbaik tingkat Sumbar 2016.

"Pak Mendes Insya Allah konform hadir pada hari Rabu 8 September, selain Pak Mendes juga Ketua KI Pusat,"ujar Syamsu Rizal pada jumpa pers, Minggu 4/8 di Kantor KI Sumbar.

Kehadiran Mendes kata Syamsu Rizal terkait semangat pengelooaan dana desa. "Kita memang mengambil tajuk transparansi dana desa atau nagari untuk pemeringkatan badan publik 2016 ini, karena keterbukaan dalam pengelolaan dana desa bagian penting dalam pencegahan penyelewengan dana tersebut,"ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Pemeringkatan Badan Publik Sondri mengakui ada progres positif pada pemeringkatan ini.

"Dalam data sebaran quisioner meningkat tapi pada beberapa kategori ada yang rendah pengembaliannya, seperti kategori PTN/PTS dari 117 quisioner dikirim hanya tujuh yang mengembalikan, ini menjadi PR bersama baik KI maupun pimpinan PTN/PTS untuk lebih fokus pada pelayanan keterbukaan informasi publik kedepan,"ujar Sondri.

Untuk mendorong animo badan publik menjalankan UU, Ketua KI Sumbat akan membuat laporan ke atasan badan publik di tingkat pusat.
"Untuk PTN/PTS sudah kami laporkan ke Menristek Dikti saat kunjungan ke Sumbat, Pak Menristek Dikti sudah mewanti wanti kalau keterbukaan informasi publik di PTN/PTS adalah keharusan,"ujar Syamsu Rizal.

Sementata itu masih rendahnya pengembalian quisioner menurut Komisioner KI Sumbar Yurnaldi masih jauh dari harapan UU 14 Tahin 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Secara umum soal keterbukaan informasi publik masih kuning belum hijau kita merekomendasikan pimpinan badan publik maupun gubernur atau bupati dan walikota untuk menjewer pejabat yang diberi tugas untuk melaksanakan keterbukaan informasi publik di badan publik tersebut, kalau nilai setiap indikatornya range nilainya juga belum memuaskan,"ujarnya.

KI Sumbar punya kewajiban untuk pembenahan ini termasuk menyurati pimpinan tertinggi di badan publik tersebut. "Melaksanakan keterbukaan informasi tidak sulit asal ada niat dan kemauan, keterbukaan itu bisa dipermudah bisa juga dipersulit oleh badan publik, padahal dampak keterbukaan itu sangat positif sekali terutama membangun kepercayaan publik dan mencegah tindak pidana korupsi, sebenarnya keterbukaan informasi publik adalah pencegahan dalam gerakan indonesia bebas korupsi,"ujar Adrian yang membidangi penyelesaian sengketa informasi publik di Komisi Informasi Sumbar.

Sedangkan soal siapa badan publik terbaik, KI Sumbar belum mau menyampaikan pada jumpa pers ini. "Soal siapa badan publik terbaik itu disampaikan pada Rabu 8 September,"ujar Syamsu Rizal.

Tapi, kalau soal transparansi penilaian KI Sumbar sangat terbuka menurut Wakil Ketua KI Sumbar Arfitriati pada hari penganugerahan akan memberikan nilai masing badan publik yang masuk nominator.

"Dan penilaian itu boleh badan publik mempertanyakan dan KI Sumbar sangat siap untuk menjelaskannya dimana rendah dan tingginya nilai keterbukaan badan publik tersebut,"ujat Arfitriati.(relise)

Alamat Kantor :
Jl. Sawo No. 6 Purus V Padang Barat. Kota Padang, Sumatera Barat.


Copyright @ KIP Sumbar 2015

MSK