Mendes : Buka Pengelolaan Dana Desa ke Publik

    Berita
    08 September 2016
    104 x dilihat
Mendes : Buka Pengelolaan Dana Desa ke Publik

Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sanjojo menegaskan dana desa adalah dana negara dari pajak masyarakat Indoensia, pengelolaannya harus terbuka.

"Dana desa pengelolaan, peruntukan dan perencanaannya harus dibuka kepada publik,"ujar Mendes usai menyerahkan anugerah pemeringkatan badan publik terbaik tingkat Sumbar 2016, Kamis 8/9 di Padang Sumatera Barat.

Bahkan Eko memuji Komisi Informasi Sumbar yang memberikan penilaian keterbukaan dalam pengelolaan dana desa atau nagari.
"Anugerah pemeringkatan dengan memasukan nagari/desa sebagai kategori tersendri ini patut diapresiasi dan dicontoh provinsi lain, sehingga dana desa populer dan mendapat pengawasan dari publik,"ujarnya.

Pada anugerah pemeringkatan badan publik 2016, Komisi Informasi Sumbar menetapkan tujuh kategori dalam tiga tahap penilaian.

"Hasilnya untuk nagari transparan dalam pengelolaan dana nagari diraih Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya, peringkat kedua Nagari Lubuk Pandan Kabupaten Padang Pariaman dan Nagari Sungayang Kabupaten Tanah Datar,"ujar Ketua Komisi Informasi Sumbar, Syamsu Rizal membacakan hasil pemeringkatan keterbukaan informasi kategori Nagari/Desa.

Hadir pada penyerahan anugerah Kamis siang tadi, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Nasrul Abit, Bupati dan Walikota se Sumbar pimpinan komunikasi daerah, Dirut PT Semen Padang, Rektor Perguruan Tinggi, juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Evi Trisulo serta undangan dari Komisi Informasi Lampung, Kepulauan Riau dan Riau serta Sumatera Utara. (Relise)

Alamat Kantor :
Jl. Sawo No. 6 Purus V Padang Barat. Kota Padang, Sumatera Barat.


Copyright @ KIP Sumbar 2015

MSK